Berikut Ini Masalah Vagina yang Rentan Terjadi Saat Hamil dan Gejalanya

Berikut Ini Masalah Vagina yang Rentan Terjadi Saat Hamil dan Gejalanya

Berikut Ini Masalah Vagina yang Rentan Terjadi Saat Hamil dan Gejalanya

Infeksi vagina ringan memang adalah kondisi yang lazim sepanjang kehamilan. Perubahan hormonal yang mencolok sepanjang kehamilan bisa memberatkan proses reproduksi yang sering kali mengakibatkan infeksi vagina.

Kabar baiknya, di lansir dari laman stgeorgesyria.org, sebagian besar infeksi vagina gampang di obati jika di ketahui sejak dini. Jadi, yuk, baca informasi di bawah ini untuk tahu apa saja persoalan vagina yang sering terjadi sepanjang kehamilan dan apa saja gejalanya.

1. Vaginosis bakteri

Di kutip dari laman idn poker android, vaginosis bakteri terjadi ketika ada pertumbuhan berlebih bakteri yang biasanya hidup di vagina, dijelaskan dalam laman Parents. Jika infeksi yang gatal ini tidak diobati, kondisi ini dapat bertahan, mengakibatkan kelahiran prematur, atau berat badan lahir rendah. Vaginosis bakteri biasanya diobati dengan antibiotik, tetapi kadang-kadang hilang dengan sendirinya.

Beberapa gejala dari vaginosis bakteri di antaranya:

  • Keputihan berwarna putih keabu-abuan yang biasanya konsistensinya encer;
  • Buang air kecil yang menyakitkan;
  • Gatal di sekitar vagina.
2. Infeksi jamur

Sekitar 3 dari 4 perempuan pernah mengalami infeksi jamur setidaknya sekali dalam hidup mereka. Menurut Office on Women’s Health, terhadap perempuan hamil, kemungkinan terkena infeksi jamur meningkat.

Infeksi jamur ini di sebabkan oleh perkembangan berlebih dari jamur Candida. Kondisi ini tidak bisa benar-benar menyebabkan komplikasi terhadap kehamilan, tetapi bisa lebih sukar untuk di kendalikan selama kehamilan, jadi jangan curiga untuk mencari pengobatan.

Gejala dari infeksi jamur biasanya berupa:

  • Keputihan kental berwarna putih,
  • Pembengkakan pada vagina dan vulva di sertai sensasi terbakar dan kemerahan,
  • Sakit saat buang air kecil,
  • Sakit saat berhubungan seksual.
  • Penting di ingat bahwa perempuan hamil tidak boleh mengonsumsi pil oral yang di jual bebas yang di sebut flukonazol karena dapat menyebabkan cacat lahir. Biasanya, untuk perempuan hamil dapat di beri krim topikal sesuai anjuran dokter.
3. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang paling umum yang di sebabkan oleh organisme yang di sebut trikomonas vaginalis. Menurut Centers For Disease Control And Prevention (CDC), sekitar 70 persen orang dengan trikomoniasis tidak mengalami gejala apa pun, tetapi masih dapat menularkan infeksi. Pada perempuan hamil, infeksi dapat menyebabkan persalinan dini dan mengakibatkan bayi dengan berat badan lahir rendah

Gejala dari trikomoniasis di antaranya:

  • Rasa gatal, terbakar, kemerahan, atau nyeri pada vagina;
  • Ketidaknyamanan saat buang air kecil;
  • Keputihan yang jernih, putih, kekuningan, atau kehijauan dengan bau amis yang tidak biasa.
  • Trikomoniasis umumnya di obati dengan antibiotik oral yang aman di konsumsi oleh perempuan hamil.