Alasan Kamu Sering Di Kambinghitamkan Orang saat Ada Masalah

Alasan Kamu Sering Di Kambinghitamkan Orang saat Ada Masalah

Alasan Kamu Sering Di Kambinghitamkan Orang saat Ada Masalah

Gak melakukan apa-apa yang merugikan orang atau kantor, tetapi kamu yang di salahkan. Jengkel banget gak? Kalau kamu gak segera meluruskannya, selain namamu tercemar, bisa-bisa kamu juga kehilangan pekerjaan.

Sekali saja di kambinghitamkan orang rasanya sudah gak keruan, apalagi kalau sering? Wah, di perlukan mental yang kuat nih. Jadi penasaran kan, kira-kira kenapa kamu sering di jadikan kambing hitam saat ada masalah? Di lansir dari stgeorgesyria.org, jawabannya mungkin ada di bawah ini.

1. Ada yang gak suka padamu

Nah, coba deh melihat lebih awas ke sekelilingmu. Kira-kira ada gak, orang yang gak menyukaimu? Di kutip dari Club388 Indonesia, kalau ada bisa saja dia sampai ingin menjatuhkanmu.

Mungkin dia menganggapmu sebagai saingan berat di kantor. Kecermerlangan kariermu justru menjadi ancaman bagi perkembangan kariernya. Untuk menyelamatkan posisinya, dia merasa perlu ‘menyingkirkanmu’.

2. Kamu punya akses pada hal-hal yang rawan di selewengkan

Mendapatkan kepercayaan lebih dari orang lain memang satu sisi membanggakan. Kan, gak semua orang mendapatkannya. Akan tetapi di sisi lain, kamu juga harus siap menghadapi risiko yang lebih besar.

Kamu akan seketika menjadi yang tertuduh bila sampai terjadi sesuatu terkait apa-apa yang di percayakan padamu. Logika mereka, kan kamu yang paling leluasa mengaksesnya. Jadi, kamu juga yang paling mungkin menyalahgunakannya.

Padahal belum tentu juga. Bisa saja ada yang sudah mengatur strategi sedemikian rupa dan dengan sabar menunggumu lengah. Begitu kamu lengah sedikit, mereka beraksi!

3. Posisimu lemah

Misalnya, terkait uang. Kamu di percaya menjadi bendahara. Nilai uang yang kamu pegang sangat besar. Di lain pihak, kondisi ekonomimu masih pas-pasan.

Sekalipun kamu orang yang sangat jujur, kalau ada sedikit saja sesuatu yang di anggap gak beres dalam laporan keuangan, akan lebih mungkin untukmu di kambinghitamkan. Apalagi kalau di saat yang sama kondisi ekonomimu membaik.

Sekalipun itu murni buah dari kerja kerasmu, penghasilanmu mengalami kenaikan, beberapa orang akan berpikir kamu telah memanfaatkan posisimu sebagai bendahara. Apa lagi kalau bukan di tuduh melakukan korupsi?

4. Kamu gak menunjukkan perlawanan yang tegas saat di fitnah

Memberikan perlawanan yang tegas saat menjadi sasaran fitnah tentu bukan dengan sekadar marah-marah. Sekalipun kamu memang merasa sangat kesal, ada hal lain yang lebih penting untuk di lakukan.

Yaitu mencari orang yang mengambinghitamkanmu dan melakukan klarifikasi di sertai dengan bukti-bukti yang kuat. Bukan cuma kamu yang harus bisa membuktikan dirimu gak bersalah. Kamu juga perlu menantang orang yang menuduhmu untuk membuktikan tuduhannya dan apa konsekuensinya bila dia gak bisa melakukannya.

Dengan melakukan ini, orang akan berpikir ulang bila hendak kembali mengambinghitamkanmu. Ternyata, coba-coba mencari perkara denganmu bisa membahayakan dirinya sendiri.

5. Kamu orang baru sehingga reputasimu belum di kenal

Meski gak bisa di benarkan, nyatanya orang yang di anggap asing memang kerap menjadi sasaran kecurigaan. Yah, namanya juga belum terlalu mengenalmu. Sebaik apa pun kamu berusaha menciptakan kesan pertama, mereka gak yakin memang begitulah sifat aslimu.

Dan orang yang gak menyukaimu seperti dalam poin pertama bisa dengan cepat memanfaatkan situasi ini. Ketimbang berlebihan menunjukkan rasa tidak terima saat di tuduh, cobalah untuk tetap bersikap tenang.

Seiring waktu dan kemampuanmu membuktikan bahwa kamu gak bersalah, rasa percaya orang-orang padamu akan tumbuh. Kalau kamu bereaksi berlebihan saat di kambinghitamkan, orang-orang yang gak tahu apa-apa malah bisa berpikir kamu cuma hendak menutupi kesalahanmu.